2026-06-27
HaiPress

TANGERANG, iDoPress - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang memastikan kerusakan parah di Jalan Iskandar Muda, Sewan, Kecamatan Neglasari, masuk dalam rencana penanganan jalan rusak tahun 2026.
Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni mengatakan, saat ini proses perbaikan masih berada pada tahap pengadaan barang dan jasa sebelum pekerjaan fisik dimulai.
“Ini masuk dalam rencana penanganan kerusakan jalan tahun 2026. Saat ini sedang proses pengadaan barang dan jasa,” ujar Taufik saat dihubungi iDoPress, Sabtu (27/6/2026).
Menurut Taufik, apabila seluruh proses administrasi berjalan lancar, pengerjaan fisik jalan ditargetkan dimulai pada pertengahan Juli 2026.
“Kalau prosesnya lancar, mudah-mudahan pertengahan Juli ini sudah bisa mulai dikerjakan,” katanya.
Ia menambahkan, perbaikan permanen di ruas jalan tersebut akan menggunakan material beton agar lebih kuat menahan beban kendaraan yang melintas setiap hari.
“Rencana penanganannya menggunakan beton,” ucap Taufik.
Taufik menjelaskan, kondisi Jalan Iskandar Muda mulai mengalami kerusakan cukup parah sejak musim hujan pada awal tahun ini.
Curah hujan yang tinggi disebut mempercepat kerusakan aspal, terutama di titik-titik yang kerap tergenang air.
“Jalan tersebut mulai rusak parah sejak musim hujan di awal tahun ini. Kami sudah melakukan beberapa langkah perbaikan di sana, termasuk memperbaiki saluran drainase oleh tim pemeliharaan sebelum proses rekonstruksi atau perbaikan permanen dilaksanakan,” tutur dia.
Menurut Taufik, perbaikan sementara sebelumnya telah dilakukan dalam dua tahap.
Tahap pertama dikerjakan di depan Apotek Bunda dengan panjang penanganan sekitar 150 meter. Namun, ruas tersebut kembali mengalami kerusakan dan menjadi titik yang paling banyak dikeluhkan masyarakat.
“Saat ini sudah rusak kembali dan ini yang dikeluhkan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, perbaikan tahap kedua dilakukan di depan kawasan Toko Tangga Asem sepanjang sekitar 300 meter. Kondisi ruas jalan di titik tersebut disebut masih relatif baik.
Taufik mengungkapkan, ada tiga faktor utama yang menyebabkan ruas jalan pada tahap pertama kembali rusak.