2026-07-08
HaiPress

JAKARTA, iDoPress - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak menyoroti penipuan Hanania Travel yang korban dan pelakunya merupakan generasi Z yang dipikat lewat media sosial.
"Sekarang penipuan-penipuan luar biasa banget. Ini yang kita amankan bersama Polri. Ada ratusan miliar. Ini kasus Hanania. Itu korbannya pelakunya Gen Z itu, masih muda-muda, korbannya dari sosial media," ujar Dahnil dalam agenda Rapat Kerja Kementerian Haji di Asrama Haji Jakarta, Pondok Gede, Rabu (8/7/2026).
Pihaknya sudah sering kali menyatakan bahwa jemaah haji dan umrah tidak boleh dijadikan komoditas bisnis atau objek pencarian keuntungan sepihak.
"Itu kenapa kami secara tegas menyatakan haji dan umrah harus berhenti jadi komoditas bagi beberapa kelompok orang. Agama itu harus berhenti jadi komoditas bagi beberapa orang," tegasnya.
Wamenhaj mengingatkan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) bahwa penyelenggaraan ibadah haji dan umrah itu harus diniatkan sebagai sarana bimbingan untuk umat.
"Kita harus tegas dan keras berhenti menjadikan haji dan umrah sebagai komoditas. Haji dan umrah itu harus menjadi sarana bimbingan untuk umat, bukan Kelompok Bisnis. Jadi KBIH itu kan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji, bukan Kelompok Bisnis Ibadah Haji," tuturnya.
Di sisi lain, Dahnil menyebut masih banyak KBIH yang profesional dalam menjalankan tugas mereka dari awal perjalanan ibadah hingga selesai.
"Ada KBIH yang baik? Banyak, Yang baik itu banyak. Masalahnya yang lebih banyak dominan melakukan dan muncul ke depan itu adalah yang jelek-jelek ini," tuturnya.
Karena semakin banyak KBIH yang melakukan penyimpangan, Kemenhaj membentuk Dirjen Pengendalian yang bertugas memegang kendali untuk memperkuat pengawasan dan menindak tegas berbagai praktik pelanggaran dalam pelaksanaan ibadah haji.
"Yang kami tangkap langsung yang dilakukan oleh teman-teman KBIH misalnya, ada satu KBIH yang melakukan penipuan badal, penipuan dam. Dia bisa mengumpulkan puluhan miliar pada saat musim haji," tuturnya.
iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang