Buron Pemalsuan Meterai Ditemukan Tewas Loncat dari Lantai 7 Apartemen Depok

2026-07-08 HaiPress

Sumber Tribunnews.com

DEPOK, iDoPress - Identitas pria yang ditemukan tewas setelah terjun dari lantai 7 Apartemen Saladin Mansion, Jalan Margonda Raya, Kota Depok, akhirnya terungkap.

Polisi menyebut pria berinisial AB (36) tersebut merupakan daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus dugaan pemalsuan meterai yang ditangani Polda Metro Jaya.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Gede Made Oka Utama mengatakan, hasil penyelidikan menunjukkan AB meninggal karena bunuh diri.

"Korban diduga merasa takut karena statusnya merupakan tersangka atau masuk dalam DPO," kata Oka, Rabu (8/7/2026), dikutip dari Tribunnews.

Menurut Oka, saat kejadian AB memang sedang dalam pencarian penyidik terkait perkara yang menjeratnya.

Ditemukan Meterai Palsu di Kamar Apartemen

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (26/6/2026). AB ditemukan meninggal dunia di area parkir dasar atau lantai P6 Apartemen Saladin Mansion setelah diduga melompat dari lantai 7.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka fatal terutama pada bagian kepala.

Dalam proses penyelidikan, polisi juga menemukan barang bukti berupa meterai palsu di dalam kamar apartemen yang ditempati korban.

Polisi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk pihak manajemen Apartemen Saladin Mansion.

Jenazah Diserahkan kepada Keluarga

Setelah ditemukan, jenazah AB dibawa ke Rumah Sakit Polri untuk menjalani proses pemeriksaan sesuai prosedur.

Setelah seluruh proses dilakukan, jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

Oka mengatakan keluarga korban telah menerima peristiwa tersebut sebagai tindakan bunuh diri.

"Pihak keluarga juga sudah menerima kejadian tersebut sebagai bunuh diri," ujarnya.

Sebelumnya, seorang pria ditemukan meninggal dunia di area lantai P6 Apartemen Saladin Mansion, Jalan Margonda Raya, Kota Depok, pada Jumat (26/6/2026).

Artikel ini telah tayang di Tribundepok.com dengan judul “Sosok Pria yang Tewas di Apartemen Saladin Depok Terungkap, Ternyata DPO Kasus Pemalsuan Meterai”

iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang

Penafian: Artikel ini direproduksi dari media lain. Tujuan pencetakan ulang adalah untuk menyampaikan lebih banyak informasi. Ini tidak berarti bahwa situs web ini setuju dengan pandangannya dan bertanggung jawab atas keasliannya, dan tidak memikul tanggung jawab hukum apa pun. Semua sumber daya di situs ini dikumpulkan di Internet. Tujuan berbagi hanya untuk pembelajaran dan referensi semua orang. Jika ada pelanggaran hak cipta atau kekayaan intelektual, silakan tinggalkan pesan kepada kami.