Pemeriksaan Katarak dan Cek Kesehatan Gratis di Cipinang Jaktim, Sasar Warga Sekitar dan Binaan

2026-08-10 HaiPress

JAKARTA, iDoPress — Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menggelar operasi katarak dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat, petugas, serta warga binaan di wilayah Daerah Khusus Jakarta.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di RSU Pemasyarakatan Jakarta, Cipinang, Jakarta Timur, pada Senin (10/8/2026).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026.

Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus mengatakan, cek kesehatan gratis atau CKG penting dilakukan untuk mendeteksi penyakit yang kerap tidak menimbulkan gejala sejak awal.

Menurut dia, hipertensi dan diabetes perlu dideteksi lebih dini karena dapat memicu penyakit serius seperti stroke, gangguan ginjal, dan serangan jantung jika tidak terkontrol.

“Begitu ada risiko bakal sakit, dicegah,” kata Benjamin dalam kegiatan tersebut, Senin (10/8/2026).

Benjamin juga mendorong pemeriksaan rutin bagi warga binaan dan petugas pemasyarakatan melalui klinik yang tersedia di lapas dan rutan.

Ia mengusulkan agar pemeriksaan tekanan darah dan gula darah dilakukan secara berkala sehingga warga binaan yang memiliki risiko penyakit dapat segera memperoleh penanganan.

“Seluruh napi sebulan sekali ditensi, seluruh napi sebulan sekali dicek gula darah,” ujar Benjamin.

Menurut Benjamin, langkah tersebut dapat membantu menjaga warga binaan tetap sehat selama menjalani masa pembinaan sekaligus mencegah penyakit berkembang menjadi lebih berat.

Selain CKG, kegiatan tersebut juga mencakup operasi katarak bagi masyarakat dan warga binaan yang membutuhkan penanganan.

Benjamin menjelaskan, katarak dapat ditangani dengan mengganti lensa mata yang rusak sehingga penglihatan pasien dapat kembali membaik.

Di sisi lain, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengatakan, pihaknya memiliki 531 lapas dan rutan yang dapat menjadi titik pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Agus menyebut fasilitas kesehatan di lapas dan rutan tidak hanya diarahkan untuk melayani warga binaan, tetapi juga berpotensi menjangkau masyarakat di sekitar lapas dan rutan.

“Kami siap untuk menjadi kepanjangan tangan Bapak untuk sama-sama kita bisa mensukseskan program pemerintah di dalam melakukan pemeriksaan kesehatan gratis,” kata Agus.

Penafian: Artikel ini direproduksi dari media lain. Tujuan pencetakan ulang adalah untuk menyampaikan lebih banyak informasi. Ini tidak berarti bahwa situs web ini setuju dengan pandangannya dan bertanggung jawab atas keasliannya, dan tidak memikul tanggung jawab hukum apa pun. Semua sumber daya di situs ini dikumpulkan di Internet. Tujuan berbagi hanya untuk pembelajaran dan referensi semua orang. Jika ada pelanggaran hak cipta atau kekayaan intelektual, silakan tinggalkan pesan kepada kami.