2026-08-17
HaiPress


JAKARTA, iDoPress - Dalam perjalanan menuju Entikong, suasana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Indonesia justru semakin terasa ketika wilayahnya semakin dekat ke perbatasan Malaysia.
iDoPress menempuh perjalanan dari Pontianak menuju Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Minggu (16/8/2026) atau sehari jelang HUT ke-81 RI.
Entikong adalah kawasan perbatasan negara yang berada persis di seberang Sarawak, Malaysia.
Perjalanan darat selama tujuh jam saya tempuh bersama Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda dan tim Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).
Jarak dari Pontianak menuju PLBN Entikong mencapai sekitar 254 kilometer.
Sepanjang perjalanan, kondisi jalan menuju kawasan perbatasan relatif baik. Meski demikian, di beberapa titik masih ditemukan ruas jalan yang bergelombang dan mengalami kerusakan ringan.
Pemandangan yang tersaji didominasi hamparan hutan dan perkebunan kelapa sawit. Namun, tidak semua ruas jalan telah dilengkapi penerangan, sehingga perjalanan malam hari terasa lebih menantang.
Semakin mendekati perbatasan Indonesia-Malaysia, nuansa kemerdekaan semakin terasa. Umbul-umbul dan bendera Merah Putih berjajar di sepanjang jalan, menghiasi kawasan menuju Entikong.
Di sejumlah desa yang dilintasi, masyarakat juga tampak menggelar syukuran dan berbagai perlombaan dalam rangka menyambut HUT Ke-81 RI. Suasana itu mencerminkan antusiasme warga perbatasan dalam merayakan hari kemerdekaan.
Setelah menempuh perjalanan panjang, rombongan akhirnya tiba di PLBN Entikong sekitar pukul 22.30 WIB.

Febryan Kevin Candra Kurniawan PLBN Entikong, Kalimantan Barat, berbatasan dengan Malaysia.
Sementara itu, Sekretaris BNPP RI Makhruzi Rahman mengatakan, peringatan HUT Ke-81 RI tahun ini digelar secara serentak di 15 Pos Lintas Batas Negara.
Pelaksanaan upacara tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan yang diselenggarakan BNPP bersama kementerian dan lembaga mitra di kawasan perbatasan negara.
“Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di 15 PLBN merupakan wujud kehadiran negara di kawasan perbatasan. Selain memperingati kemerdekaan, momentum ini menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat kebangsaan dan kebersamaan bersama masyarakat di perbatasan,” ujar Makhruzi dalam keterangan, Minggu.
Ia menjelaskan, berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri selaku Kepala BNPP RI Nomor 35.04-692 Tahun 2026, upacara di masing-masing PLBN dipimpin oleh jajaran Komisi II DPR RI, pejabat pimpinan tinggi madya (eselon I), atau pejabat setara dari Kementerian Dalam Negeri, BNPP, serta kementerian dan lembaga mitra.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT